Beranda > Pembelajaran > Model Pembelajaran Parafrase

Model Pembelajaran Parafrase


Model Pembelajaran Parafrase merupakan salah satu sub bagian dari Model Pembelajaran Berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sub bagian yang lain dari model pembelajaran Berbicara yaitu : Ulang Ucap, Lihat Ucapkan, Memerikan, Menjawab Pertanyaan, Bertanya, Reka Cerita Gambar, Melanjutkan Cerita, Menceritakan Kembali, Bercerita dan Bermain Peran.

Model pembelajaran Parafrase merupakan pembelajaran berbicara tingkat lanjut sebelum pembelajaran Bermain Peran. Beberapa unsur Parafrase yaitu :

a. Parafrase Kalimat ; artinya memisahkan/memenggal sebuah kalimat menjadi beberapa kata menurut jabatannya, yaitu : Subyek, Predikat, Obyek, Keterangan.

b. Parafrase Suku Kata ; artinya memisahkan/memenggal sebuah kata menurut  suku katanya.

c. Parafrase Puisi ; artinya mengubah bentuk puisi ke bentuk prosa/narasi.

Media yang bisa digunakan : kartu kalimat, kartu kata, kartu suku kata, teks puisi ( sesuai KMB).

Salah satu contoh langkah-langkah pembelajarannya, sebagai berikut :

  1. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran/KD.
  2. Guru memasang beberapa kartu kata menjadi sebuah kartu kalimat, lalu memberi contoh paraphrase/memenggal kalimat tersebut menjadi potongan beberapa kartu kata menurut jabatan kalimatnya (SPOK) lalu mengucapkannya kata per kata.
  3. Peserta didik  mencoba melakukan seperti apa yang dilakukan guru dengan kartu kalimat yang lain.
  4. Pada paraphrase puisi, guru dapat menjelaskan teknik paraphrase puisi yaitu dengan menyisipkan sebuah kata di antara kalimat puisi, lalu menyusunnya menjadi sebuah paragraf.
  5. Setelah paragraf selesai siswa lalu membacakannya.
  6. Demikian seterusnya sampai seluruh siswa maju mengucapkan paraphrase kalimat atau puisi, dan bukan menuliskannya karena ini model pembelajaran berbicara.
  7. Evaluasi.
  8. Kesimpulan.

Kemampuan membuat desain pembelajaran merupakan fokus kompetensi yang harus Bapak/Ibu kuasai sebagai seorang guru profesional. Alasannya, kemampuan mendesain pembelajaran sangat berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas Bapak/Ibu di lapangan sebagai pemegang kendali proses pembelajaran yang berlangsung di dalam kelas.
Namun tidak ada metode pembelajaran Berbicara yang sempurna, maka Guru dituntut untuk mampu memilah dan memilih serta menentukan media dan metode yang paling relevan dengan tujuan dan situasi yang dihadapinya di kelas.

Demikianlah, mudah-mudahan postingan ini dapat menambah khasanah pembelajaran bahasa Indonesia kita sehingga pembelajaran bahasa Indonesia yang dirancang Bapak/Ibu Guru dapat lebih bervariatif, lebih bermakna, menantang sekaligus menyenangkan.

Majulah Pendidikan di Indonesia!

About these ads
  1. erna
    20 April 2010 pukul 20:15

    akan lebih mudah lagi kalau diberi contoh sebuah puisi dan bagaimana cara mempraktekkan parafrase pada puisi tersebut,sehingga pembaca yang sedang mencari informasi akan hal itu bisa lebih mudah lagi dalam mempelajarinya.

  2. erna
    20 April 2010 pukul 20:17

    tapi saya berterima kasih atas informasi yang diberikan. semoga bermanfaat buat adek saya yang sedang belajar tentang parafrase

  3. ade
    27 Juni 2010 pukul 10:27

    thx y infonya.. ^^
    saya senang membaca blog ini,
    sangat bermanfaat.. :)

  4. 22 Oktober 2010 pukul 20:51

    terima kasih banyak ya atas informasinya

  5. 2 Desember 2010 pukul 10:11

    Maaf, Pak Widodo, bisa bantu menjelaskan pengajaran keterampilan menulis dengan metode parafrase ? Terima kasih

  6. 16 Maret 2012 pukul 20:15

    enak juga belajar b. indonesi bagian dari para frasa

  7. erina putry
    7 November 2012 pukul 19:23

    terima kasih inponya

  8. 10 November 2012 pukul 09:03

    contohnya mana ?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 51 pengikut lainnya.