Model Pembelajaran Menulis Objek Gambar
Setelah beberapa postingan terdahulu tentang bermacam-macam model pembelajaran Mendengarkan, Berbicara dan Membaca, maka kini saatnya saya sampaikan macam-macam Model Pembelajaran Menulis/Mengarang.
Model Pembelajaran Menulis Objek Gambar merupakan salah satu sub bagian dari Model Pembelajaran Menulis/Mengarang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sub bagian yang lain dari model pembelajaran Menulis yaitu : Menulis Objek Langsung, Menulis Beranting, Menulis Re-Kreasi dan Menulis Imajinatif.
Model pembelajaran Menulis Objek Gambar merupakan pembelajaran lanjutan dari pada model pembelajaran Menulis Objek Langsung. Dalam model pembelajaran menulis ini siswa dilatih untuk mengungkapkan sesuatu berupa objek gambar (misalnya: gambar bunga, gambar gunung, gambar buah-buahan, gambar kuda, dsb) lalu menuliskan dalam beberapa kalimat tentang apa saja yang dilihatnya. Bisa warnanya, bentuknya, atau ciri khususnya, dsb. Pilihan tergantung situasi pembelajaran seperti apa yang dikehendaki/diinginkan, dan relevansinya dengan tujuan pembelajaran. Menulis berarti mengungkapkan sesuatu dalam bentuk kata dan kalimat/tulisan.
Salah satu alternatif langkah-langkah pembelajarannya, sebagai berikut :
- Guru menjelaskan tujuan pembelajaran/KD.
- Siswa dibagi dalam beberapa kelompok beranggotakan 3-4 siswa.
- Setiap kelompok mendapat tugas untuk mengamati sebuah objek gambar, misalnya : gambar bunga, gambar kuda, gambar bola, gambar ikan, gambar gunung atau yang lainnya.
- Setiap kelompok lalu menuliskan segala sesuatu yang berhubungan dengan objek gambar tersebut ke dalam beberapa kalimat. Misalnya yang mendapat bagian mengamati gambar bunga, lalu menuliskan ciri-ciri bunga tersebut. Mungkin warnanya, bentuknya, bagian-bagian bunga atau ciri khususnya, dsb.
- Setelah selesai, guru menunjuk salah satu kelompok untuk menampilkan/membacakan hasil tulisannya/karangannya.
- Setiap satu kelompok selesai lalu diberi aplaus, kini giliran kelompok yang lain. Demikian seterusnya sampai seluruh kelompok tampil membacakan hasil karangannya.
- Evaluasi,
- Kesimpulan.
Kemampuan membuat desain pembelajaran merupakan fokus kompetensi yang harus dikuasai oleh seorang guru yang benar-benar profesional. Alasannya, kemampuan mendesain pembelajaran sangat berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas guru di lapangan sebagai pemegang kendali proses pembelajaran yang berlangsung di dalam kelas.
Tidak ada metode pembelajaran menulis/mengarang yang demikian sempurna, maka seorang Guru diharapkan untuk mampu memilah dan memilih serta menentukan media dan metode pembelajaran yang paling relevan dengan tujuan dan situasi yang dihadapinya di kelas.
Demikianlah, mudah-mudahan postingan ini dapat menambah khasanah pembelajaran bahasa Indonesia kita sehingga pembelajaran bahasa Indonesia yang dirancang Bapak/Ibu Guru dapat lebih bervariatif, lebih bermakna, menantang namun juga menyenangkan.
Majulah Pendidikan Indonesia!
Silakan Anda melanjutkan postingan berikutnya : Model Pembelajaran Menulis Beranting, dengan mengklik di sini.













thx y infonya.. ^^
saya senang membaca blog ini,
sangat bermanfaat..
Asslm. Pak klo boleh aq minta dong data lengkap mengenai model menulis objek gambar dan apakah ada buku yang khusus membahas mengenai model objek gambar?