Arsip

Archive for the ‘Pendidikan’ Category

Pemilihan Guru Berprestasi 2010

Tamu Istimewa dan Sahabat Tercinta,

Ketika naskah ini saya ketikkan di keybord jarum jam menunjukkan tepat pukul 20.00 dan kalender menunjukkan tanggal 3 Maret 2010. Minggu-minggu bulan ini kaum pendidik sudah mulai disibukkan dengan agenda akhir pendidikan mulai dari  UTS, Tryout UAN, Les, Porseni/Popda dan aktivitas rutin lainnya, karena tahun pelajaran 2009/2010  sudah semakin mendekati garis finish.

Nah, dua bulan lagi sudah menjadi agenda tahunan pemerintah via dinas pendidikan nasional setiap bulan Mei diadakan pemilihan guru berprestasi SD/SLTP/SLTA dimana puncaknya adalah tanggal 2 Mei bertepatan dengan peringatan hari Pendidikan Nasional.

Persiapan menghadapi UAN sudah demikian gencarnya, dan persiapan pemilihan guru berprestasi 2010 pun saya rasa demikian juga. Maka saya hanya sekedar memotivasi diri saya sendiri dan teman-teman guru semua yang tegugah dan menyediakan diri sebagai calon peserta pemilihan guru berprestasi 2010. Saat ini adalah saat yang tepat untuk lebih dini mempersiapkan segala “uba rampenya”buat mengikuti seleksi. Read more…

Benarkah Pendidikan Kita Mengabaikan Pendidikan Karakter

24 Januari 2010 25 komentar

Pendidikan saat ini hanya mengedepankan penguasaan aspek keilmuan dan kecerdasan anak. Jika anak sudah mencapai nilai atau lulus dengan nilai akademik memadai/di atas KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) maka pendidikan dianggap sudah berhasil. Adapun pembentukan karakter dan nilai-nilai budaya bangsa di dalam diri siswa semakin terpinggirkan. Maka kita jangan heran jika ada seorang anggota Dewan atau tokoh masyarakat melakukan tindakan atau ucapan yang kurang senonoh di depan publik.

Rapuhnya karakter dan budaya dalam kehidupan berbangsa bisa membawa kemunduran peradaban bangsa. Padahal, kehidupan masyarakat yang memiliki karakter dan budaya yang kuat akan semakin memperkuat eksistensi suatu negara. Read more…

Tips Cara Mengajari Anak Bermain Sendiri

27 Desember 2009 5 komentar

Pernahkah Anda merasa ingin beristirahat sejenak, melemaskan otot-otot yang sudah kaku dan capek  atau ingin mengerjakan sesuatu tanpa harus mengkhawatirkan si kecil yang sedang lincah bermain?Mungkin seharian ini Anda disibukkan dengan si kecil yang ‘merepotkan’ Anda dengan segala tingkah polah atau rentetan pertanyaan si kecil yang tiada kunjung berhenti.

Bagaimanapun, Anda memerlukan waktu sejenak untuk diri sendiri, lepas dari rutinitas mengasuh anak, meski tidak terlalu lama dan hanya beberapa jam saja. Namun begitu, si kecil seringkali susah untuk ditinggalkan. Baru beberapa saat Anda membaca buku, tiba-tiba ia sudah berada di hadapan sambil membawa buku cerita kesayangannya dan meminta Anda untuk membacakannya sambil mengeluarkan pertanyaan-pertanyaan yang membuat sedikit kewalahan. Sirnalah sudah keinginan Anda untuk membaca novel yang baru Anda beli kemarin sambil bersantai menikmati suguhan teh hangat.

Anda mungkin berharap si kecil bisa bermain sendiri sebentar tanpa harus ditemani. Sementara si kecil sibuk sendiri Anda pun dapat menjalani kesibukan tersendiri tanpa terganggu. Sebenarnya ada cara untuk membuat si kecil sedikit sibuk selama beberapa jam. Cobalah tips-tips di bawah ini ! Read more…

Categories: Pendidikan Tag:

Ingin Anak Anda Cerdas? Biarkanlah Mereka Bermain!

27 Desember 2009 1 komentar

Bermain adalah dunia anak. Semua anak-anak pasti menyukai bermain, bahkan hampir sebagian waktunya dihabiskan untuk kegiatan bermain. Orang tua sampai sedikit memarahi karena anak terlalu lama bermain sehingga lupa waktunya makan, mandi dan belajar. Di sekolah pun saat jalannya Pembelajaran sering pula mereka bermain sendiri sehingga kadang ditegur gurunya. Sepertinya tiada waktu tanpa bermain.

Di tangan seorang anak, benda apapun bisa berubah menjadi alat permainan baginya. Tak jarang orang tua sedikit jengkel dengan tingkah polah anak yang membuat berantakan semua isi rumah gara-gara dipakai untuk bermain. Namun tahukan Anda bahwa sesungguhnya kegiatan bermain dapat mencerdaskan anak, selain memberi mereka makanan  yang kaya nutrisi buat otak tentunya. Itulah sebabnya para ahli menyarankan agar orangtua mulai mengenalkan aneka jenis permainan sejak bayi. Read more…

Categories: Pendidikan Tag:

Pendidikan Ramah Anak

24 Desember 2009 6 komentar

Pendidikan ramah anak merupakan pendidikan yang mengedepankan rasa kasih sayang dan bukan kekerasan, mengedepankan pujian bukan umpatan, mengedepankan asah, asih dan asuh dan bukan intimidasi atau tekanan.

Visi Pendidikan Ramah Anak : terwujudnya anak yang cerdas, sehat terampil dan berkualitas.

Misi Pendidikan Ramah Anak :

  1. Melaksanakan PAKEM ( Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan) berdasarkan Iman dan Taqwa.
  2. Meningkatkan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan.
  3. Melaksanakan pembiasaan berperilaku hidup sehat dan bersih.
  4. Mengoptimalkan tumbuh kembang anak.
  5. Melaksanakan pendidikan berbasis ketrampilan. Read more…
Categories: Pendidikan Tag:,

Cara Mengasah Kecerdasan Alam Siswa (Naturalist Intelligence)

23 Desember 2009 10 komentar

Kecerdasan Alam merupakan salah satu dari delapan kecerdasan ganda yang dilontarkan oleh Dr Howard Gardner dalam bukunya “Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences” . Ketujuh kecerdasan lainnya yaitu : kecerdasan bahasa, kecerdasan logika-matematika, kecerdasan keruangan/Gambar, kecerdasan gerakan, kecerdasan musik, kecerdasan interpersonal dan kecerdasan intrapersonal.

Ciri-ciri siswa dengan kecerdasan alam di antaranya :

  1. Biasanya mempunyai kelebihan dalam memahami alam dan lingkungannya.
  2. Mengetahui dan dapat mengklasifikasikan berbagai ragam dan jenis tanaman, jenis mineral, jenis bebatuan, tumbuh-tumbuhan, flora dan fauna.
  3. Merasa lebih dekat dengan alam dan mencintai alam. Read more…
Categories: Pendidikan Tag:,

Kecerdasan Intrapersonal Siswa (Intrapersonal Intelligence)

23 Desember 2009 4 komentar

Kecerdasan Intrapersonal (Intrapersonal Intelligence) adalah salah satu dari delapan kecerdasan ganda yang dikemukakan oleh Dr Howard Gardner dalam bukunya “Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences” . Ketujuh kecerdasan lainnya yaitu : kecerdasan bahasa, kecerdasan logika-matematika, kecerdasan keruangan/Gambar, kecerdasan Gerakan kecerdasan musik, kecerdasan interpersonal dan kecerdasan alam.

Ciri-ciri siswa dengan kecerdasan intrapersonal di antaranya :

  1. Biasanya mempunyai sifat introvert (memandang ke dalam) dan mempunyai filsafat hidup yang kompleks.
  2. Lebih dapat memahami dirinya sendiri daripada memahami orang lain. Terutama perasaannya, keinginannya, emosinya, dsb.
  3. Lebih senang menyendiri.
  4. Mereka mencoba mengetahui perasaannya,impian-impiannya, hubungannya dengan yang lain serta kekuatan dan kelemahannya sendiri. Read more…

Mengasah Kecerdasan Interpersonal Siswa (Interpersonal Intelligence)

21 Desember 2009 8 komentar

Kecerdasan Interpersonal (Interpersonal Intelligence) adalah salah satu dari delapan kecerdasan ganda yang dikemukakan oleh Dr Howard Gardner dalam bukunya “Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences” . Ketujuh kecerdasan lainnya yaitu : kecerdasan bahasa, kecerdasan logika-matematika, kecerdasan keruangan/Gambar, kecerdasan Gerakan kecerdasan musik, kecerdasan intrapersonal dan kecerdasan alam.

Ciri-ciri siswa dengan kecerdasan interpersonal di antaranya : Read more…

Mengasah Kecerdasan Musik Siswa (Music/Rhythmic Intelligence)

21 Desember 2009 1 komentar

Kecerdasan Musik (Music/Rhythmic Intelligence) adalah salah satu dari delapan kecerdasan ganda yang dikemukakan oleh Dr Howard Gardner dalam bukunya “Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences” . Ketujuh kecerdasan lainnya yaitu : kecerdasan bahasa, kecerdasan logika-matematika, kecerdasan keruangan/Gambar, kecerdasan Gerakan, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal dan kecerdasan alam.

Ciri-ciri siswa dengan kecerdasan musik di antaranya : Read more…

Categories: Pendidikan Tag:,

Cara Mengasah Kemampuan Siswa dengan Kecerdasan Gerakan (Bodily/Kinesthetic Intelligence)

Kecerdasan Gerakan (Bodily/Kinesthetic Intelligence) adalah salah satu dari delapan kecerdasan ganda yang dikemukakan oleh Dr Howard Gardner dalam bukunya “Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences” . Ketujuh kecerdasan lainnya yaitu : kecerdasan bahasa, kecerdasan logika-matematika, kecerdasan keruangan/Gambar, kecerdasan musik, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal dan kecerdasan alam.

Ciri-ciri siswa dengan kecerdasan gerakan di antaranya : Read more…

Cara Mengasah Kecerdasan Keruangan/Gambar Siswa (Visual/Spatial Intelligence)

21 Desember 2009 2 komentar

Kecerdasan Keruangan/Gambar  adalah salah satu dari delapan kecerdasan ganda yang dikemukakan oleh Dr Howard Gardner dalam bukunya “Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences” . Ketujuh kecerdasan lainnya yaitu : kecerdasan logika-matematika, kecerdasan bahasa, kecerdasan gerakan, kecerdasan musik, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal dan kecerdasan alam.

Ciri-ciri siswa dengan kecerdasan Keruangan/Gambar di antaranya : Read more…

Cara Mengasah Kecerdasan Logika-Matematika Siswa (Logical-Mathematical Intelligence)

21 Desember 2009 7 komentar

Kecerdasan Logika-Metematika adalah salah satu dari delapan kecerdasan ganda yang dilontarkan oleh Dr Howard Gardner dalam bukunya “Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences” . Ketujuh kecerdasan lainnya yaitu : kecerdasan bahasa, kecerdasan keruangan/Gambar, kecerdasan gerakan, kecerdasan musik, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal dan kecerdasan alam.

Ciri-ciri siswa dengan kecerdasan Logika-Matematika di antaranya : Read more…

Cara Mengasah Kecerdasan Bahasa Siswa(Verbal/Linguistic Intelligence)

18 Desember 2009 6 komentar

Kecerdasan Bahasa adalah salah satu dari delapan kecerdasan ganda yang dilontarkan oleh Dr Howard Gardner dalam bukunya “Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences” . Ketujuh kecerdasan lainnya yaitu : kecerdasan logika-matematika, kecerdasan keruangan/Gambar, kecerdasan gerakan, kecerdasan musik, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal dan kecerdasan alam.

Kecerdasan bahasa berhubungan dengan kompetensi /kemampuan menggunakan bahasa, merangkai kata dan kalimat, baik secara tertulis maupun secara lisan. Orang dengan jenis kecerdasan ini adalah mereka merupakan orang yang sangat piawai dalam karya tulis seperti membuat karangan atau bahasa lisan seperti pidato, ceramah, mengajar, dll

Ciri-ciri siswa dengan kecerdasan bahasa : Read more…

Pro Kontra Teori Kecerdasan Ganda (Multiple Intelligence)

18 Desember 2009 2 komentar

Latar Belakang

Dunia pendidikan di Indonesia akhir-akhir ini cukup ramai dan menarik dengan adanya hingar bingar masalah KTSP dan terlebih lagi setelah munculnya permasalahan pelaksanaan UN dan polemik serta efek yang ditimbulkannya. Pada dasarnya masalahnya tidak serumit yang dibayangkan orang, asalkan orang  tahu hakekat dan esensi pendididkan yang sebenarnya, yaitu bermuara pada anak didik. Sehingga semua tindakan pendidikan adalah demi anak didik, bukan demi guru, demi sekolah, atau demi alasan-alasan yang lainnya.

Di samping itu sampai sekarang dalam masalah kecerdasan anak baik sekolah maupun masyarakat termasuk juga jajaran birokrasi telah memberikan fokus yang lebih banyak pada kecerdasan/kepandaian di bidang Bahasa dan Logika Matematika dengan memberikan pengharagaan yang tinggi kepada mereka. Meskipun pada kenyataannya tiap anak mempunyai kecerdasan atau kemampuan berbeda-beda yang sebenarnya patut kita beri apresiasi yang layak. Misalnya kecerdasan di bidang seni (seni music, seni suara, seni lukis, seni tari, dsb), ketrampilan, computer, dsb. Kecerdasan mereka ikut meramaikan dunia serta membuat hidup kita penuh warna dan terasa nyaman serta tidak hambar. Read more…

Sertifikasi Guru dan Kualitas Pendidikan

9 Desember 2009 6 komentar

Sejak program sertifikasi digulirkan sudah sekian guru merasakan tambahan satu kali gaji, bahkan ada yang sampai ngrapel beberapa bulan. Setelah menerima tunjangan sertifikasi tersebut apakah ada peningkatan kinerja guru secara signifikan sampai saat ini masih belum diketahui karena belum diadakan survey dan superfisi. Kabar-kabarnya sih baru akan.

Namun setelah diseminarkan, menurut beberapa pengamat berpendapat bahwa ternyata sertifikasi guru sebagai pembuktian peningkatan kualitas intelektual profesi pendidik belum bisa dibuktikan. Umumnya guru hanya sekadar mengejar sertifikat demi meningkatkan penghasilannya. Demikian hal itu terungkap pada diskusi “Guru Bersertifikat Vs Guru Intelektual”, yang digelar Sampoerna Foundation di Sampoerna School of Education, Jakarta, Selasa (24/11) siang. Dalam paparannya, Lodi F Paat, koordinator Koalisi Pendidikan, mengatakan, sejauh ini guru hanya dijadikan sebagai operator pendidikan.
“Di sekolah mereka menjadi operator bagi kebijakan pemerintah, buku-buku pelajaran, ujian, dan sebagainya, yang membuat ketidakjelasan orientasi tentang guru seperti apa yang ingin diharapkan melalui LPTK,” ujar Lodi.
Sertifikasi guru melalui Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) itu, lanjut Lodi, tidak membentuk guru melakukan kerja intelektualnya. (Waduh, betul nggak kira-kira pendapat Lodi F Paat tersebut ya?). Read more…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.