Arsip

Posts Tagged ‘Model Pembelajaran’

Buku Referensi Model Pembelajaran Kooperatif

7 Oktober 2011 43 komentar

Dengan rasa penyesalan yang mendalam saya sampaikan maaf beribu maaf kepada para sahabat,visitor dan komentator di blog ini yang barangkali telah sekian lama menanti buku referensi mengenai Model Model Pembelajaran Kooperatif seperti Pairs Check, Jig Shaw, Scrambel, Talking Stick, dsb. Namun baru saat ini bisa saya sampaikan.

Sebenarnya postingan saya mengenai model-model pembelajaran tersebut bersumber dari materi workshop ToT Guru Pemandu KKG SD in service 2 di LPMP Jawa Tengah/Semarang. Setelah saya share di blog ini ternyata mendapat sambutan positif dari para tamu istimewa. Jadi bukan bersumber dari sebuah buku. Namun saya berusaha mencari dan mencari buku-buku yang bisa menjadi referensi dari model pembelajaran tersebut.

Dan alhamdulillah….pada kesempatan ini akhirnya saya baru bisa menyampaikan beberapa buku referensi mengenai model pembelajaran kooperatif. Mudah-mudahan masih dapat diterima dan walaupun sedikit tetap ada manfaatnya. Read more…

Model Pembelajaran Sastra Tabel Kesan Tokoh

17 Desember 2009 6 komentar

Pembelajaran Sastra dilakukan dalam konteks keterampilan berbahasa yang menggunakan materi sastra, sehingga model pembelajaran mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis (yang telah diungkapkan di muka/postingan terdahulu) dapat diterapkan dalam pembelajaran sastra.

Pada kesempatan ini, ada beberapa model atau teknik pembelajaran khas sastra yang akan saya sampaikan. Model pembelajaran sastra tersebut yaitu : Ganti Tokoh, Ganti Latar, Urutan Alur, Skema Tokoh, Tabel Kesan Tokoh, Lanjutkan Cerita, Parafrase Puisi, Melagukan Puisi/Pantun, Baca Puisi.

Model pembelajaran Sastra Tabel Kesan Tokoh merupakan pembelajaran lanjutan dari model pembelajaran Skema Tokoh pada model pembelajaran Sastra. Dalam model pembelajaran sastra ini  siswa diajarkan dan dilatih menggambarkan kesan tokoh dalam bentuk tabel. Kesan tokoh artinya para tokoh cerita yang sudah diidentifikasikan lalu digambarkan sifat, watak, perangai atau kebiasaan yang baik maupun yang buruk.  Misalnya, sabar, penyayang, jahat, sombong, kikir, loba, pemarah, pendendam, dsb. Lalu peserta didik juga mengungkapkan pendapatnya apakah suka atau membenci watak tokoh-tokoh  tertentu. Read more…

Model Pembelajaran Sastra Skema Tokoh

17 Desember 2009 1 komentar

Pembelajaran Sastra dilakukan dalam konteks keterampilan berbahasa yang menggunakan materi sastra, sehingga model pembelajaran mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis (yang telah diungkapkan di muka/postingan terdahulu) dapat diterapkan dalam pembelajaran sastra.

Pada kesempatan ini, ada beberapa model atau teknik pembelajaran khas sastra yang akan saya sampaikan. Model pembelajaran sastra tersebut yaitu : Ganti Tokoh, Ganti Latar, Urutan Alur, Skema Tokoh, Tabel Kesan Tokoh, Lanjutkan Cerita, Parafrase Puisi, Melagukan Puisi/Pantun, Baca Puisi.

Model pembelajaran Sastra Skema Tokoh merupakan pembelajaran lanjutan dari model pembelajaran Urutan Alur pada model pembelajaran Sastra. Dalam model pembelajaran sastra ini  siswa diajarkan dan dilatih menggambarkan skema tokoh. Skema tokoh artinya para tokoh cerita yang sudah diidentifikasikan lalu dibuat skema hubungan antar tokoh tersebut. Bisa saja hubungan family, hubungan kerja, hubungan persahabatan, atau yang lainnya.  Di sini siswa tidak melakukan perubahan tokoh, latar atau pun alur cerita. Read more…

Model Pembelajaran Sastra Urutan Alur

17 Desember 2009 2 komentar

Pembelajaran Sastra dilakukan dalam konteks keterampilan berbahasa yang menggunakan materi sastra, sehingga model pembelajaran mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis (yang telah diungkapkan di muka/postingan terdahulu) dapat diterapkan dalam pembelajaran sastra.

Pada kesempatan ini, ada beberapa model atau teknik pembelajaran khas sastra yang akan saya sampaikan. Model pembelajaran sastra tersebut yaitu : Ganti Tokoh, Ganti Latar, Urutan Alur, Skema Tokoh, Tabel Kesan Tokoh, Lanjutkan Cerita, Parafrase Puisi, Melagukan Puisi/Pantun, Baca Puisi.

Model pembelajaran Sastra Urutan Alur merupakan pembelajaran lanjutan dari model pembelajaran Ganti Latar pada model pembelajaran Sastra. Urutan Alur dalam pembelajaran sastra meliputi : perkenalan, tampilan masalah, klimaks, antiklimaks, penyelesaian. Read more…

Model Pembelajaran Sastra Ganti Latar

17 Desember 2009 1 komentar

Pembelajaran Sastra dilakukan dalam konteks keterampilan berbahasa yang menggunakan materi sastra, sehingga model pembelajaran mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis (yang telah diungkapkan di muka/postingan terdahulu) dapat diterapkan dalam pembelajaran sastra.

Pada kesempatan ini, ada beberapa model atau teknik pembelajaran khas sastra yang akan saya sampaikan. Model pembelajaran sastra tersebut yaitu : Ganti Tokoh, Ganti Latar, Urutan Alur, Skema Tokoh, Tabel Kesan Tokoh, Lanjutkan Cerita, Parafrase Puisi, Melagukan Puisi/Pantun, Baca Puisi.

Model pembelajaran Sastra Ganti Latar merupakan pembelajaran lanjutan dari model pembelajaran Ganti Tokoh pada model pembelajaran Sastra. Dalam model pembelajaran sastra ini  siswa diajarkan dan dilatih bagaimana melakukan modifikasi cerita/sastra dengan cara mengganti latar /setting ceritanya. Latar cerita yang diganti bisa tempat/lokasi cerita atau waktu/saatnya. Karya sastra/tulisan baru yang nanti dihasilkan akan mempunyai plot cerita, tokoh dan amanat yang tidak berubah, akan tetapi pada latar ceritanya mengalami perubahan. Read more…

Model Pembelajaran Sastra Ganti Tokoh

17 Desember 2009 2 komentar

Pembelajaran Sastra dilakukan dalam konteks keterampilan berbahasa yang menggunakan materi sastra, sehingga model pembelajaran mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis (yang telah diungkapkan di muka/postingan terdahulu) dapat diterapkan dalam pembelajaran sastra.

Namun demikian, ada beberapa model atau teknik pembelajaran khas sastra yang akan saya sampaikan berikut ini. Model pembelajaran sastra tersebut yaitu : Ganti Tokoh, Ganti Latar, Urutan Alur, Skema Tokoh, Tabel Kesan Tokoh, Lanjutkan Cerita, Parafrase Puisi, Melagukan Puisi/Pantun, Baca Puisi.

Model pembelajaran Sastra Ganti Tokoh merupakan pembelajaran awal/permulaan pada model pembelajaran Sastra. Dalam model pembelajaran sastra ini  siswa diajarkan dan dilatih bagaimana melakukan modifikasi cerita/sastra dengan cara mengganti tokoh ceritanya. Karya sastra/tulisan baru yang nanti dihasilkan akan mempunyai plot cerita, latar dan amanat yang tidak berubah, akan tetapi pada tokoh-tokohnya mengalami perubahan. Read more…

Model Pembelajaran Menulis Imajinatif

13 Desember 2009 5 komentar

Setelah beberapa postingan terdahulu tentang bermacam-macam model pembelajaran Mendengarkan, Berbicara dan Membaca, maka kini saatnya saya sampaikan macam-macam Model Pembelajaran Menulis/Mengarang.

Model Pembelajaran Menulis Imajinatif merupakan salah satu sub bagian dari Model Pembelajaran Menulis/Mengarang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sub bagian yang lain dari model pembelajaran Menulis yaitu : Menulis Objek Langsung, Menulis Objek Gambar, Menulis Beranting dan Menulis Re-Kreasi.

Model pembelajaran Menulis Imajinatif merupakan pembelajaran lanjutan setelah Model Pembelajaran Menulis Re-Kreasi dan merupakan tataran tertinggi dalam pembelajaran menulis/mengarang. Dalam proses pembelajaran menulis Imajinatif ini  siswa diajarkan menguasai kompetensi menulis/mengarang secara bebas sesuai imajinasinya sendiri-sendiri. Di sini siswa diberi kebebasan untuk menuangkan segala ide/gagasan, pendapat/opini, imajinasi atau daya khayal, dsb ke dalam bentuk tulisan/karangan. Adapun pemilihan metode dan media pembelajarannya tergantung situasi pembelajaran seperti apa yang dikehendaki/diinginkan, dan relevansinya dengan tujuan pembelajaran/KDnya.

Salah satu alternatif langkah-langkah pembelajarannya, sebagai berikut : Read more…

Model Pembelajaran Menulis Re-Kreasi

13 Desember 2009 2 komentar

Setelah beberapa postingan terdahulu tentang bermacam-macam model pembelajaran Mendengarkan, Berbicara dan Membaca, maka kini saatnya saya sampaikan macam-macam Model Pembelajaran Menulis/Mengarang.

Model Pembelajaran Menulis Re-kreasi merupakan salah satu sub bagian dari Model Pembelajaran Menulis/Mengarang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sub bagian yang lain dari model pembelajaran Menulis yaitu : Menulis Objek Langsung, Menulis Objek Gambar, Menulis Beranting dan Menulis Imajinatif.

Model pembelajaran Menulis Re-Kreasi merupakan pembelajaran lanjutan setelah Model Pembelajaran Menulis Beranting. Dalam proses pembelajaran menulis Re-Kreasi ini  siswa diajarkan menguasai kompetensi mengubah sebuah karangan/tulisan ke dalam bentuk/kreasi baru yang berbeda. Di sini siswa diberi kebebasan untuk  mengurangi, menambah, mengganti tokoh, mengganti latar, mengubah plot cerita, dsb.  Pada intinya siswa diperbolehkan memodifikasi sebuah karangan sehingga terciptalah sebuah karangan kreasi baru yang tentu saja berbeda dengan yang sudah ada/dicontohkan. Cara seperti ini dianggap lebih terasa mudah daripada siswa langsung mengarang/menulis tanpa ada bekal contoh yang sudah ada. Adapun pilihan metode dan media pembelajaran tergantung situasi pembelajaran seperti apa yang dikehendaki/diinginkan, dan relevansinya dengan tujuan pembelajaran/KDnya.

Salah satu alternatif langkah-langkah pembelajarannya, sebagai berikut : Read more…

Model Pembelajaran Menulis Beranting

13 Desember 2009 4 komentar

Setelah beberapa postingan terdahulu tentang bermacam-macam model pembelajaran Mendengarkan, Berbicara dan Membaca, maka kini saatnya saya sampaikan macam-macam Model Pembelajaran Menulis/Mengarang.

Model Pembelajaran Menulis Beranting merupakan salah satu sub bagian dari Model Pembelajaran Menulis/Mengarang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sub bagian yang lain dari model pembelajaran Menulis yaitu : Menulis Objek Langsung, Menulis Objek Gambar, Menulis Re-Kreasi dan Menulis Imajinatif.

Model pembelajaran Menulis Beranting merupakan pembelajaran lanjutan setelah Model Pembelajaran Menulis Objek Gambar. Dalam proses pembelajaran menulis beranting ini  siswa dilatih untuk mengungkapkan sesuatu berupa apa saja ( karangan sendiri) lalu menuliskannya dalam beberapa kata dan kalimat yang dilakukan secara beranting. Karena beranting, maka dalam menuliskan karangannya harus disesuaikan dengan karangan teman sebelumnya sehingga hasil akhir karangan/tulisan padu, serasi dan saling berhubungan. Apabila ada satu siswa yang menulis tidak sejalan/sealur dengan karangan siswa sebelumnya maka bisa menyebabkan hasil akhir karangan menjadi acak, rumpang atau menyimpang. Pilihan metode dan media pembelajaran tergantung situasi pembelajaran seperti apa yang dikehendaki/ diinginkan, dan relevansinya dengan tujuan pembelajaran/KD.

Salah satu alternatif langkah-langkah pembelajarannya, sebagai berikut : Read more…

Model Pembelajaran Menulis Objek Gambar

13 Desember 2009 2 komentar

Setelah beberapa postingan terdahulu tentang bermacam-macam model pembelajaran Mendengarkan, Berbicara dan Membaca, maka kini saatnya saya sampaikan macam-macam Model Pembelajaran Menulis/Mengarang.

Model Pembelajaran Menulis Objek Gambar merupakan salah satu sub bagian dari Model Pembelajaran Menulis/Mengarang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sub bagian yang lain dari model pembelajaran Menulis yaitu : Menulis Objek Langsung, Menulis Beranting, Menulis Re-Kreasi dan Menulis Imajinatif.

Model pembelajaran Menulis Objek Gambar merupakan pembelajaran lanjutan dari pada model pembelajaran Menulis Objek Langsung. Dalam model pembelajaran menulis ini siswa dilatih untuk mengungkapkan sesuatu berupa objek gambar (misalnya: gambar bunga, gambar gunung, gambar buah-buahan, gambar  kuda, dsb) lalu menuliskan dalam beberapa kalimat tentang apa saja yang dilihatnya. Bisa warnanya, bentuknya, atau ciri khususnya, dsb. Pilihan tergantung situasi pembelajaran seperti apa yang dikehendaki/diinginkan, dan relevansinya dengan tujuan pembelajaran. Menulis berarti mengungkapkan sesuatu dalam bentuk kata dan kalimat/tulisan.

Salah satu alternatif langkah-langkah pembelajarannya, sebagai berikut : Read more…

Model Pembelajaran Menulis Objek Langsung

13 Desember 2009 2 komentar

Setelah beberapa postingan terdahulu tentang bermacam-macam model pembelajaran Mendengarkan, Berbicara dan Membaca, maka kini saatnya saya sampaikan macam-macam Model Pembelajaran Menulis/Mengarang.

Model Pembelajaran Menulis Objek Langsung merupakan salah satu sub bagian dari Model Pembelajaran Menulis/Mengarang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sub bagian yang lain dari model pembelajaran Menulis yaitu : Menulis Objek Gambar, Menulis Beranting, Menulis Re-Kreasi dan Menulis Imajinatif.

Model pembelajaran Menulis Objek Langsung merupakan pembelajaran awal/permulaan pada model pembelajaran Menulis. Dalam model pembelajaran menulis ini  siswa dilatih untuk mengungkapkan sesuatu berupa objek langsung (misalnya: kursi, bunga, buah-buahan, kelinci,dsb) lalu menuliskan dalam beberapa kalimat tentang apa saja yang diamatinya. Bisa warnanya, bentuknya, baunya, tingkah lakunya, dsb. Pilihan tergantung situasi pembelajaran seperti apa yang dikehendaki/diinginkan, dan relevansinya dengan tujuan pembelajaran. Menulis berarti mengungkapkan sesuatu dalam bentuk kata dan kalimat/tulisan.

Salah satu alternatif langkah-langkah pembelajarannya, sebagai berikut : Read more…

Model Pembelajaran Baca Ubah

12 Desember 2009 3 komentar

Model Pembelajaran Baca Ubah merupakan salah satu sub bagian dari Model Pembelajaran Membaca pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sub bagian yang lain dari model pembelajaran Membaca yaitu : Baca Rangkum, Baca Ceritakan, Baca Susun Pertanyaan, Baca Jawab Pertanyaan, Baca Peragakan dan  Baca Parafrasekan.

Model pembelajaran Baca Ubah merupakan model pembelajaran terakhir pada model pembelajaran Membaca. Pembelajaran ini didahului dengan kegiatan membaca, bisa secara diam(dalam hati), membaca bahasa ataupun membaca lancar. Pilihan tergantung situasi pembelajaran seperti apa yang dikehendaki/diinginkan, dan relevansinya dengan tujuan pembelajaran. Setelah itu siswa mengubah materi/teks bacaan ke bentuk yang lain. Misalnya : dari kalimat aktif menjadi pasif, dari kalimat berita menjadi kalimat tanya, dsb.

Salah satu contoh langkah-langkah pembelajarannya, sebagai berikut : Read more…

Model Pembelajaran Baca Parafrasekan

12 Desember 2009 3 komentar

Model Pembelajaran Baca Parafrasekan merupakan salah satu sub bagian dari Model Pembelajaran Membaca pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sub bagian yang lain dari model pembelajaran Membaca yaitu : Baca Rangkum, Baca Ceritakan, Baca Susun Pertanyaan, Baca Jawab Pertanyaan, Baca Peragakan dan Baca Ubah.

Model pembelajaran Baca Parafrasekan merupakan pembelajaran lanjutan setelah model pembelajaran baca peragakan. Dalam pembelajaran ini diawali dengan kegiatan membaca wacana/bacaan berupa puisi  lalu diparafrasekan (diubah ke dalam bentuk prosa narasi).

Salah satu contoh langkah-langkah pembelajarannya, sebagai berikut : Read more…

Model Pembelajaran Baca Peragakan

12 Desember 2009 3 komentar

Model Pembelajaran Baca Peragakan merupakan salah satu sub bagian dari Model Pembelajaran Membaca pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sub bagian yang lain dari model pembelajaran Membaca yaitu : Baca Rangkum, Baca Ceritakan, Baca Susun Pertanyaan, Baca Jawab Pertanyaan, Baca Parafrasekan dan Baca Ubah.

Model pembelajaran Baca Peragakan merupakan pembelajaran lanjutan dari model pembelajaran baca jawab pertanyaan. Dalam pembelajaran ini focus pembelajaran terletak pada kompetensi siswa dalam mengungkapkan isi bacaan ke dalam bentuk gerakan/peragaan. Pada kelas rendah materi bacaan bisa berupa kalimat-kalimat perintah, petunjuk atau saran untuk melakukan sesuatu, sedang di kelas tinggi bisa berupa gerakan dan percakapan yang apabila diperagakan akan seperti drama, sandiwara atau bermain peran dengan terlebih dahulu pembelajarannya diawali dengan membaca (mengahapal teks/dialog).

Salah satu contoh langkah-langkah pembelajarannya, sebagai berikut : Read more…

Model Pembelajaran Baca Jawab Pertanyaan

12 Desember 2009 1 komentar

Model Pembelajaran Baca Jawab Pertanyaan merupakan salah satu sub bagian dari Model Pembelajaran Membaca pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sub bagian yang lain dari model pembelajaran Membaca yaitu : Baca Rangkum, Baca Ceritakan, Baca Susun Pertanyaan, Baca Peragakan, Baca Parafrasekan dan Baca Ubah.

Model pembelajaran Baca Jawab Pertanyaan didahului dengan kegiatan membaca, bisa membaca dalam hati, membaca bahasa atau membaca cepat. Pilihan tergantung situasi pembelajaran seperti apa yang dikehendaki/diinginkan, dan relevansinya dengan tujuan pembelajaran.

Salah satu contoh langkah-langkah pembelajarannya, sebagai berikut : Read more…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.