Beranda > Pembelajaran > Model Pembelajaran Dengar Tulis

Model Pembelajaran Dengar Tulis


Model Pembelajaran Dengar Tulis merupakan salah satu sub bagian dari Model Pembelajaran Mendengarkan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sub bagian yang lain dari model pembelajaran Mendengarkan yaitu : Dengar Ulang Ucap, Dengar Tirukan, Dengar Kerjakan dan Dengar Rangkum.

Pada model pembelajaran Dengar Tulis siswa tidak mengucapkan kata/kalimat atau menirukan guru, tetapi menuliskan apa yang telah didengar. Suara yang diperdengarkan bisa apa saja. Bisa berita di televisi, radio atau rekaman,dsb. Guru dapat seluas-luasnya mengembangkan model pembelajaran Dengar Tulis ini dengan berbagai variasi dan kretifitas yang tetap mengarah pada tujuan pembelajaran.

Contoh langkah-langkah pembelajarannya sebagai berikut :

  1. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran/KD.
  2. Siswa dibentuk menjadi beberapa kelompok beranggotakan 3-4 siswa heterogen.
  3. Guru memberi  petunjuk tentang kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.
  4. Guru mengucapkan sebuah kata atau kalimat dengan lafal dan intonasi yang jelas, atau menperdengarkan siaran berita di televisi dan radio, atau rekaman percakapan/dialog.
  5. Siswa mencoba menuliskan apa saja yang telah didengar pada selembar kertas kerja.
  6. Setelah selesai kertas kerja dibacakan siswa satu persatu sambil dilakukan penilaian.
  7. Guru dan siswa bersama-sama mengoreksi hasil pekerjaan siswa yang membacakan tadi.
  8. Guru mengulangi lagi dengan ucapan kata/kalimat,siaran/berita radio atau rekaman yang lain, lalu melakukan seperti langkah keempat sampai langkah ketujuh..
  9. Evaluasi.
  10. Kesimpulan.

Demikianlah, mudah-mudahan postingan ini dapat menambah khasanah pembelajaran bahasa Indonesia kita sehingga pembelajaran bahasa Indonesia yang dirancang Bapak/Ibu Guru dapat lebih bervariatif, lebih bermakna, menantang sekaligus menyenangkan.

Majulah Pendidikan di Indonesia!

  1. 1 Juli 2010 pukul 22:39

    thanks ya mas, ane ijin ngutip ni buat makalah ane.

  2. Johnd847
    15 Mei 2014 pukul 22:00

    Link exchange is nothing else but it is simply placing the other persons web site link on your page at proper place and other person will also do same for you. bdgcecdgeeck

  3. 9 Juli 2014 pukul 05:19

    It’s actually a great and useful piece of information. I am
    glad that you just shared this helpful information with us.
    Please keep us up to date like this. Thanks for sharing.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: