Beranda > Handphoneku > 6 Bukti Penyalahgunaan Ponsel

6 Bukti Penyalahgunaan Ponsel


Perkembangan teknologi dan informasi saat ini sudah tidak dapat ditawar-tawar lagi. Segala aspek kehidupan sudah tidak dapat terlepas dari peran dan fungsi sarana informasi/komunikasi. Sarana komunikasi yang dahulu merupakan barang konsumsi mewah, sekarang sudah menjadi kebutuhan dan kebutuhan bagi siapa saja dan di mana saja. Kehadiran ponsel sebagai salah satu sarana informasi dan komunikasi sudah sepenuhnya diterima masyarakat Indonesia dengan segala konsekuensinya. Siap atau tidak siap kita harus menerima sepenuhnya.

Namun sampai sekarang penggunaan ponsel untuk hal-hal yang positif masih relative lebih kecil dalam pandangan, pemikiran atau anggapan/asumsi masyarakat Indonesia. Baik itu di lingkungan perumahan, lingkungan belajar (sekolah) maupun institusi pemerintahan. Yang paling sering menjadi sorotan justru penyalahgunaan ponsel atau efek negatif dari penggunaan ponsel. Hal ini terbukti dari beberapa kasus baik kecil maupun besar di Indonesia tidak terlepas dari peran dan fungsi ponsel. Akhirnya ponsel menjadi ‘kambing hitam’ dalam beberapa kejadian. Silakan simak, di bawah ini ada 6 Bukti Penyalahgunaan Ponsel, yaitu :

  • Adanya kasus perselingkuhan dalam rumah tangga lewat sarana ponsel.

Percaya atau tidak, terjadinya kasus perselingkuhan dalam berbagai tahap sebagian besar melalui sarana ponsel, misalnya : sms,call,chatting,YM dan Facebook lewat ponsel (sampai-sampai ada beberapa ulama yang mengharamkan FB). Penggunaan ponsel untuk hal demikian karena dianggap cukup efektif dan efisien dengan level keamanan yang cukup tinggi, meskipun telah terbukti ternyata tidak selalu aman. Ibarat pepatah mengatakan, “sepandai-pandai membungkus bangkai,akhirnya tercium juga.”Sedangkan nasib sang ponsel? kadang menjadi sasaran emosi sang empunya. Dibanting, dibuang ke jalan,dimasukkan ke sumur,dsb.

  • Kasus KDRT dengan alasan cemburu  karena sms di ponsel.

Agaknya kasus nomer dua ini masih ada benang merah dengan kasus pertama. Kecemburuan karena ketahuan sembunyi-sembunyi sms dengan ‘seseorang’akhirnya menimbulkan perselisihan, pertengkaran dan ujung-ujungnya memicu tindakan KDRT. Bukan saja menimpa warga biasa, bahkan artis/selebritis pun ada yang mengalami hal yang sama. Sekali lagi nasib sang ponsel menjadi sasaran emosi pemiliknya.

  • Pelanggaran UU Pornografi dan Pornoaksi di dalam ponsel, melalui isi/materi pornografi di dalam ponsel.

Taruhlah diadakan sensus semua ponsel (yang sudah canggih) milik siapa saja, tanpa pandang bulu. Sedikit banyak ada indikasi materi ‘X’terdapat di dalamnya, dari yang berupa wallpaper porno, lagu dengan kata-kata tak senonoh, video porno, kartun porno,dsb. Untuk membuktikan hal ini memang perlu benar-benar diadakan razia ponsel. Pertanyaannya: Perlukah diadakan razia ponsel?

Yang benar-benar sudah dilakukan biasanya razia oleh guru-guru atas ponsel milik siswa-siswi mereka. Hal ini karena memang merupakan tanggungjawab seorang guru dalam mendidik siswa-siswinya agar senantiasa “berakhlakuk karimah” dan terhindar dari hal-hal yang merugikan masa depannya.

  • Banyaknya kasus kriminal yang terungkap dengan barang bukti ponsel sebagai sarana kejahatan.

Sudah menjadi rahasia umum, banyaknya kasus kriminalitas tidak bisa lepas dari peran ponsel sebagai sarana komunikasi. Dari sekian kasus yang terungkap baik di media elektronik maupun media cetak. Kasus-kasus kejahatan seperti perampokan, penodongan, pembunuhan, pemerkosaan dapat kita saksikan berapa ponsel berhasil disita petugas penegak hukum sebagai barang bukti kejahatan. Ada juga kejahatan yang berhasil terungkap justru lewat ponsel-ponsel tersebut.

  • Adanya kasus-kasus penipuan lewat SMS melalui ponsel.

Sudah tidak bisa ditutup-tutupi lagi, sudah sekian banyak masyarakat awam yang tahu dan bahkan sudah pernah mengalami ditipu, atau paling tidak pernah menerima sms bernada penipuan. Misalnya : sms berisi kalimat bombastis telah memenangkan hadiah mobil mewah atau uang jutaan rupiah yang ujung-ujungnya meminta yang bersangkutan untuk mengirimkan sejumlah uang ke nomer rekening tertentu. Bagi yang sudah berpengalaman paling sms tersebut malah ditertawakan/ menjadi bahan lelucon.

  • Terbongkarnya kasus korupsi/penyuapan dengan barang bukti rekaman pembicaraan melalui ponsel.

Akhir-akhir ini masyarakat dikejutkan dengan terkuaknya kasus penyuapan ke institusi tinggi pemerintah dengan sidang terbuka untuk umum, diliput wartawan dan disiarkan oleh seluruh canel televisi.Yang menghebohkan adanya bukti rekaman pembicaraan lewat ponsel yang berhasil disadap. Akhirnya hasil rekaman ini telah membuka mata dunia dan wajah peradilan di Indonesia. Masyarakatpun secara setengah sadar telah membangun opininya sendiri-sendiri.

Dari keenam bukti penyalahgunaan ponsel di atas dalam berbagai tingkatan, akhirnya dapat ditarik suatu kesimpulan, bahwa telah begitu besar peranan ponsel dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia, termasuk di dalamnya kejahatan atau tindakan yang bertentangan dengan hukum. Namun, pantaskah bila ponsel dianggap sebagai satu-satunya penyebab itu semua? Atau layakkah ponsel dijadikan kambing hitam dalam kasus di atas? Bukankah ponsel ada yang menjalankannya?

Tentu saja kita tidak cukup bijaksana jika memvonis ponsel sebagai sumber masalah, dan ponsel sebagai biang keladi itu semua.

Namun jawabannya saya tujukan ke diri kita sendiri karena saya percaya Anda sudah cukup arif untuk menyikapi hal ini.

Simak postingan selanjutnya : Menggunakan ponsel dengan Aman.

  1. 4 Desember 2009 pukul 10:12

    Sepertinya Ponsel cukup banyak disalahgunakan karena sifat ponsel yang kecil dan memiliki mobilitas yang tinggi. Sebenarnya bukan ponsel aja yang banyak disalahgunakan, Komputer yang kita pakai sehari-hari itu sebenarnya sudah banyak terjadi penyalahgunaan loh!

    Hehe, Makasih bro buat artikelnya😀

  2. wyw1d
    4 Desember 2009 pukul 12:00

    Hehehe …….betul. Makasih ya telah sudi bertamu di gubugblogku. Entar nanti malam aku kunjung balik.

  3. ade
    27 Juni 2010 pukul 10:26

    thx y infonya.. ^^
    saya senang membaca blog ini,
    sangat bermanfaat..🙂

  4. 22 Agustus 2015 pukul 12:20

    Info sangat menarik, sukses ya mas.. , Adrianne

  1. 10 Januari 2013 pukul 08:51

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: