13 Cara Seni Menaikkan Pengunjung Blog

14 Februari 2010 85 komentar

Segenap Tamu Istimewa dan Para Sahabat Semua……..

Blog sebagai salah satu media share / berbagi saat ini menjadi salah satu kebutuhan yang sudah sangat diminati. Di dalamnya banyak terkandung berbagai macam share dan curahan hati berupa pengalaman, pengetahuan, tips serta berbagi motivasi dan inspirasi.

Alangkah bahagia dan bangga (bukan takabur) apabila blog kita dikunjungi para visitor/ pengunjung dari para sahabat blogger atau pengunjung dari tanah air tercinta, syukur-syukur dari manca negara. Saya rasa tidak ada kebahagiaan dan kegembiraan yang dapat menandingi itu. Dengan adanya pengunjung, kita merasa “ada” dan tidak sendiri di dunia maya ini. Pengunjung merupakan teman sekaligus sahabat dekat kita di dunia maya.

Pengunjung yang baik meninggalkan bukan saja sekedar komentar, pertanyaan namun juga kritik membangun dan saran demi peningkatan kualitas blog kita. Tak jarang mereka malah memberikan solusi, motivasi dan ungkapan-ungkapan semangat kepada kita. Satu hal yang bahkan mungkin tidak dilakukan oleh sahabat kita di dunia nyata.

Mungkin kita akan merasa sendiri, asing dan pesimis saat blog kita sepi pengunjung seperti yang pernah saya alami dahulu. Namun percayalah, seiring dengan waktu blog kita akan dikunjungi para tamu istimewa. Merekalah sahabat dan teman dekat kita.

Nah, sekarang bagaimana sih caranya agar visitor/pengunjung blog kita semakin naik naik ke puncak gunung? Karena sebagus apapun blog kita kalau sepi pengunjung ya ibarat pohon : “Rindang Namun Tak Berbuah.” Baca selanjutnya…

Award dari TOPSERATUS.com

7 Februari 2010 48 komentar

Segenap Tamu Istimewa dan Sahabat Tercinta,

Hari ini, lagi-lagi saya dibuat terkejut namun juga rasa bahagia karena saat membuka blog ini di sidebar tiba-tiba muncul sebuah award penghargaan dari situs Top Seratus.com. Itu lho, penghargaan/award bagi situs/blog yang berhasil bertengger di peringkat 1 sampai dengan peringkat 100 di TOPSERATUS.com. Nah, kebetulan blog ini menduduki peringkat pertama. Alhamdulillah, untuk yang keduakalinya blog ini mendapat award penghargaan. Award yang pertama dari Top10award.artnoris.com. Wah, rasanya segala jerih payah, rasa capek dan ngantuk sirna seketika berganti rasa senang dan gembira. Alhamdulillah … ternyata blog sederhana ini dapat diterima keberadaannya dengan segala kekurangannya.

Bentuk medali awardnya bulat dengan warna biru berhiaskan rimpel dengan dua buah pita coklat menggantung di bawahnya, di tengah-tengahnya terdapat tulisan” VIP Member of TOPSERATUS. Wah, menarik sekali. Sahabat dapat melihat seperti gambar di samping atau di sidebar.

Anda juga ingin mendapat award seperti ini? Para sahabat bisa mendapatkan award seperti ini dengan cara mendaftarkan blognya ke topseratus. Caranya : klik banner award ini atau klik di sini, lalu mengisi biodata blognya. Nanti setelah blog sahabat diapprove topseratus ( max 24 jam) insyaAllah blog sahabat juga akan mendapatkan award seperti ini tergantung peringkatnya. Itung-itung buat motivasi diri dan bisa juga buat menaikkan PageRank lho! Baca selanjutnya…

Award dari Top10.artnoris.com

7 Februari 2010 12 komentar

Segenap Tamu Istimewa dan sahabat tercinta,

Tak disangka-sangka, hari ini saya sangat terkejut namun juga berbahagia karena saat membuka blog ini di sidebar tiba-tiba muncul sebuah award penghargaan dari situs Top10award.artnoris.com. Itu lho award bagi situs/blog yang berhasil nangkring di peringkat 1 sampai dengan peringkat 10 di Top10award.artnoris.com. Nah, kebetulan blog ini menempati peringkat pertama. Alhamdulillah….nggak sia-sia usahaku selama ini. Ternyata blog sederhana ini sudah diterima dengan segala kekurangannya. Terimakasih segenap tamu istimewa dan para sahabat semua.

Bentuk awardnya bulat  dengan warna hitam  bergaris keemasan serta bergerigi di sekeliling tepinya, nampak elegant ya. Para sahabat dapat juga melihat posisi Peringkat Blog atau mendaftarkan blog Anda dengan cara mengklik banner  award atau mengklik di sini. Eh, siapa tahu bisa naikin PageRank lho dan juga dapat menambah motivasi diri.

Tamu Istimewa dan sahabat semua, penghargaan dalam bentuk apapun selayaknya kita syukuri dan kita hargai serta hendaknya lebih memacu dan memotivasi kita untuk memberikan yang terbaik kepada sesama, serta memberikan manfaat positif yang sebesar-besarnya. Baca selanjutnya…

Kategori:Award Tag:, ,

Google Earth Sebagai Media Pembelajaran

16 Januari 2010 50 komentar

1. Pendahuluan

Google EarthKTSP 2006 atau yang disebut Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan telah mengisyaratkan bahwa lulusan suatu sekolah diharapkan memiliki kompetensi tertentu sebagaimana yang telah diamanatkan oleh kurikulum. Oleh karena tuntutan kurikulum tersebut berdampak langsung pada proses pembelajaran, maka proses pembelajaran diharapkan tidak hanya membelajarkan aspek pengetahuan saja, tetapi juga meliputi aspek ketrampilan dan aspek sikap. Terkait dengan tujuan tersebut, maka proses penilaian tidak hanya terbatas pada aspek hasil saja, tetapi aspek proses hendaknya juga tidak luput dari penilaian.

Di dalam struktur program kurukulum Sekolah Dasar, terdapat beberapa mata pelajaran, satu di antaranya adalah Ilmu Pengetahuan Sosial yang dalam hal ini sebagai salah satu mata pelajaran yang diUASkan ( Tim Penyusun Silabus, 2005:47 ) dan di masa mendatang bukan tidak mungkin diUASBNkan. Baca selanjutnya…

11 Indikator Pembelajaran PAKEM (Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan)

13 Januari 2010 44 komentar

KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) mengisyaratkan bahwa proses pembelajaran yang ideal adalah pembelajaran yang dapat merangsang peserta didik untuk dapat mengungkapkan segala potensi dirinya untuk dapat meraih sekian kompetensi sesuai dengan bakat dan minatnya, bukan sebaliknya hanya disuapi oleh guru dengan segala macam pengetahuan. Pembelajaran yang bermakna juga demikian, mengedepankan pengembangan potensi peserta didik, sehingga pembelajaran bukan bersumber atau terfokus pada guru, melainkan berfokus dan terpusat pada peserta didik. Proses pembelajaran yang demikian idealnya dilakukan dengan cara yang santun dan menyenangkan. Bukan dengan doktrinisasi dan intimidasi/tekanan. Sehingga dapat dikatakan pembelajaran tersebut adalah pembelajaran ramah anak atau dengan prinsip asah, asih, asuh. Ada sebelas indikator/tolok ukur bahwa pembelajaran dapat dikategorikan sudah PAKEM, yaitu : Baca selanjutnya…

Membangun Learning Community Menuju Sekolah Berprestasi

10 Januari 2010 16 komentar

A.  Pendahuluan

Learning Community merupakan suatu komunitas belajar di lingkungan sekolah di dalamnya berlangsung proses belajar membelajarkan antara siswa-siswa, guru-siswa, guru-guru, guru-kepala sekolah, sekolah-masyarakat.  Meskipun definisi ini mudah diucapkan dan dihafalkan, tetapi untuk mengimplementasikannya diperlukan pemahaman dan pengahayatan yang mendalam, bahkan memerlukan reformasi pandangan guru.

Selama ini berlaku pandangan bahwa tugas guru mengajar, mendidik, dan tugas siswa belajar. Di berbagai kesempatan kepala sekolah atau guru senantiasa memberi nasehat kepada siswanya bahwa siswa harus belajar. Tugas siswa belajar dan belajar agar diperoleh prestasi tinggi dan lulus ujian. Jika siswa berprestasi dalam ujian maka prestasi sekolah akan meningkat.

Akibat prestasi ujian sekolah dikaitkan dengan prestise sekolah, maka hampir semua kepala sekolah dan pejabat (Diknas, Gubernur, Bupati) berupaya keras agar semua siswa lulus ujian dan berprestasi dalam ujian nasional. Sekolah yang persentase kelulusannya tinggi dan rangking nilainya tinggi menjadi sekolah berprestasi. Sebaliknya jika persentase kelulusannya rendah atau rangking nilainya rendah merupakan sekolah yang tidak berprestasi. Baca selanjutnya…

Reformasi Sekolah Dalam Membangun Komunitas Belajar

9 Januari 2010 9 komentar

A. Pendahuluan

Menurut Kepala Institut Penelitian Pendidikan Prof Dr. Tadahiko Inahaki, sekitar 50 tahun yang lalu yakni setelah kalah perang, ekonomi Jepang sangat buruk. Bangsa Jepang miskin. Untuk bangkit dan memajukannya, yang paling utama adalah meningkatkan pendidikan (kita ingat, pertanyaan pertama dari Kaisar setelah Jepang di bom oleh Amerika Serikat : “Ada berapa guru yang masih hidup?”). Untuk itu, Pemerintah Jepang mengeluarkan undang-undang untuk meningkatkan pembelajaran IPA di sekolah-sekolah. Konsekuensinya, Pemerintah Jepang harus mengeluarkan anggaran untuk mengadakan peralatan di sekolah. Jadi fasilitas pembelajaran terpenuhi. “Apakah guru Jepang memanfaatkan fasilitas tersebut, itu soal lain”, kata Inahaki pada pertemuan dengan para peserta counterpart training dari Indonesia. Artinya, kelengkapan peralatan tidak menjamin digunakannya peralatan tersebut oleh guru sehingga meningkat pula kualitas pembelajarannya.

Sejak saat itu terjadilah persaingan siswa untuk memasuki sekolah pada jenjang lebih tinggi. Untuk dapat bersaing mengikuti tes dan lulus dengan memuaskan, siswa harus menguasai materi pelajarannya. Maka dalam proses pembelajaran yang dipentingkan adalah hafalan. Jadi meskipun sejak tahun 1952 fasilitas pembelajaran IPA lengkap dan baik, tetapi ternyata guru kurang memanfaatkannya. Bagi guru, yang penting siswanya lulus ujian dengan nilai baik. (sepertinya serupa dengan kondisi pendidikan di Indonesia sekarang ini). Baca selanjutnya…