Arsip

Posts Tagged ‘Menulis’

Cara Menyusun Sinopsis

25 Desember 2009 56 komentar

A. Pendahuluan

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan atau KTSP tahun 2006 mulai diberlakukan pada tahun pelajaran 2006-2007, di mana kurikulum tersebut mengharapkan dan mengarahkan kepada setiap guru untuk lebih luwes (fleksibel) dalam merencanakan, melaksanakan, sampai dengan menilai Siswa pada tiap pembelajaran. Siswa pun juga lebih dihargai dengan segala keamampuan yang dimiliki untuk dapat dikembangkan lebih optimal sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan oleh sekolah.

Pembelajaran mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya pada keamampuan siswa menulis atau membuat sebuah ringkasan (sinopsis) atau mengarang (bercerita)  masihlah dinilai sangat rendah. Kesulitan-kesulitan seringkali dialami oleh siswa yang disebabkan oleh guru, dalam arti guru belum bisa menarik siswa untuk lebih tertarik dalam membuat sebuah karangan atau ringkasan, membuat siswa untuk mudah mengerti dan memahami bagaimana cara menulis, atau paling tidak mengenalkan bagaimanakah langkah-langkah dalam membuat suatu tulisan (karangan) atau lebih khusunya membuat sebuah sinopsis yang benar.

Postingan ini saya buat dengan harapan agar kiranya dapat menambah wawasan tentang pengertian sinopsis, bagaimana langkah-langkah dalam menyusun sinopsis, dan bagaimana cara menilai sinopsis hasil karya siswa/peserta didik. Baca selanjutnya…

Iklan

Model Pembelajaran Menulis Imajinatif

13 Desember 2009 5 komentar

Setelah beberapa postingan terdahulu tentang bermacam-macam model pembelajaran Mendengarkan, Berbicara dan Membaca, maka kini saatnya saya sampaikan macam-macam Model Pembelajaran Menulis/Mengarang.

Model Pembelajaran Menulis Imajinatif merupakan salah satu sub bagian dari Model Pembelajaran Menulis/Mengarang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sub bagian yang lain dari model pembelajaran Menulis yaitu : Menulis Objek Langsung, Menulis Objek Gambar, Menulis Beranting dan Menulis Re-Kreasi.

Model pembelajaran Menulis Imajinatif merupakan pembelajaran lanjutan setelah Model Pembelajaran Menulis Re-Kreasi dan merupakan tataran tertinggi dalam pembelajaran menulis/mengarang. Dalam proses pembelajaran menulis Imajinatif ini  siswa diajarkan menguasai kompetensi menulis/mengarang secara bebas sesuai imajinasinya sendiri-sendiri. Di sini siswa diberi kebebasan untuk menuangkan segala ide/gagasan, pendapat/opini, imajinasi atau daya khayal, dsb ke dalam bentuk tulisan/karangan. Adapun pemilihan metode dan media pembelajarannya tergantung situasi pembelajaran seperti apa yang dikehendaki/diinginkan, dan relevansinya dengan tujuan pembelajaran/KDnya.

Salah satu alternatif langkah-langkah pembelajarannya, sebagai berikut : Baca selanjutnya…

Model Pembelajaran Menulis Re-Kreasi

13 Desember 2009 3 komentar

Setelah beberapa postingan terdahulu tentang bermacam-macam model pembelajaran Mendengarkan, Berbicara dan Membaca, maka kini saatnya saya sampaikan macam-macam Model Pembelajaran Menulis/Mengarang.

Model Pembelajaran Menulis Re-kreasi merupakan salah satu sub bagian dari Model Pembelajaran Menulis/Mengarang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sub bagian yang lain dari model pembelajaran Menulis yaitu : Menulis Objek Langsung, Menulis Objek Gambar, Menulis Beranting dan Menulis Imajinatif.

Model pembelajaran Menulis Re-Kreasi merupakan pembelajaran lanjutan setelah Model Pembelajaran Menulis Beranting. Dalam proses pembelajaran menulis Re-Kreasi ini  siswa diajarkan menguasai kompetensi mengubah sebuah karangan/tulisan ke dalam bentuk/kreasi baru yang berbeda. Di sini siswa diberi kebebasan untuk  mengurangi, menambah, mengganti tokoh, mengganti latar, mengubah plot cerita, dsb.  Pada intinya siswa diperbolehkan memodifikasi sebuah karangan sehingga terciptalah sebuah karangan kreasi baru yang tentu saja berbeda dengan yang sudah ada/dicontohkan. Cara seperti ini dianggap lebih terasa mudah daripada siswa langsung mengarang/menulis tanpa ada bekal contoh yang sudah ada. Adapun pilihan metode dan media pembelajaran tergantung situasi pembelajaran seperti apa yang dikehendaki/diinginkan, dan relevansinya dengan tujuan pembelajaran/KDnya.

Salah satu alternatif langkah-langkah pembelajarannya, sebagai berikut : Baca selanjutnya…

Model Pembelajaran Menulis Beranting

13 Desember 2009 8 komentar

Setelah beberapa postingan terdahulu tentang bermacam-macam model pembelajaran Mendengarkan, Berbicara dan Membaca, maka kini saatnya saya sampaikan macam-macam Model Pembelajaran Menulis/Mengarang.

Model Pembelajaran Menulis Beranting merupakan salah satu sub bagian dari Model Pembelajaran Menulis/Mengarang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sub bagian yang lain dari model pembelajaran Menulis yaitu : Menulis Objek Langsung, Menulis Objek Gambar, Menulis Re-Kreasi dan Menulis Imajinatif.

Model pembelajaran Menulis Beranting merupakan pembelajaran lanjutan setelah Model Pembelajaran Menulis Objek Gambar. Dalam proses pembelajaran menulis beranting ini  siswa dilatih untuk mengungkapkan sesuatu berupa apa saja ( karangan sendiri) lalu menuliskannya dalam beberapa kata dan kalimat yang dilakukan secara beranting. Karena beranting, maka dalam menuliskan karangannya harus disesuaikan dengan karangan teman sebelumnya sehingga hasil akhir karangan/tulisan padu, serasi dan saling berhubungan. Apabila ada satu siswa yang menulis tidak sejalan/sealur dengan karangan siswa sebelumnya maka bisa menyebabkan hasil akhir karangan menjadi acak, rumpang atau menyimpang. Pilihan metode dan media pembelajaran tergantung situasi pembelajaran seperti apa yang dikehendaki/ diinginkan, dan relevansinya dengan tujuan pembelajaran/KD.

Salah satu alternatif langkah-langkah pembelajarannya, sebagai berikut : Baca selanjutnya…

Model Pembelajaran Menulis Objek Gambar

13 Desember 2009 3 komentar

Setelah beberapa postingan terdahulu tentang bermacam-macam model pembelajaran Mendengarkan, Berbicara dan Membaca, maka kini saatnya saya sampaikan macam-macam Model Pembelajaran Menulis/Mengarang.

Model Pembelajaran Menulis Objek Gambar merupakan salah satu sub bagian dari Model Pembelajaran Menulis/Mengarang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sub bagian yang lain dari model pembelajaran Menulis yaitu : Menulis Objek Langsung, Menulis Beranting, Menulis Re-Kreasi dan Menulis Imajinatif.

Model pembelajaran Menulis Objek Gambar merupakan pembelajaran lanjutan dari pada model pembelajaran Menulis Objek Langsung. Dalam model pembelajaran menulis ini siswa dilatih untuk mengungkapkan sesuatu berupa objek gambar (misalnya: gambar bunga, gambar gunung, gambar buah-buahan, gambar  kuda, dsb) lalu menuliskan dalam beberapa kalimat tentang apa saja yang dilihatnya. Bisa warnanya, bentuknya, atau ciri khususnya, dsb. Pilihan tergantung situasi pembelajaran seperti apa yang dikehendaki/diinginkan, dan relevansinya dengan tujuan pembelajaran. Menulis berarti mengungkapkan sesuatu dalam bentuk kata dan kalimat/tulisan.

Salah satu alternatif langkah-langkah pembelajarannya, sebagai berikut : Baca selanjutnya…

Model Pembelajaran Menulis Objek Langsung

13 Desember 2009 2 komentar

Setelah beberapa postingan terdahulu tentang bermacam-macam model pembelajaran Mendengarkan, Berbicara dan Membaca, maka kini saatnya saya sampaikan macam-macam Model Pembelajaran Menulis/Mengarang.

Model Pembelajaran Menulis Objek Langsung merupakan salah satu sub bagian dari Model Pembelajaran Menulis/Mengarang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sub bagian yang lain dari model pembelajaran Menulis yaitu : Menulis Objek Gambar, Menulis Beranting, Menulis Re-Kreasi dan Menulis Imajinatif.

Model pembelajaran Menulis Objek Langsung merupakan pembelajaran awal/permulaan pada model pembelajaran Menulis. Dalam model pembelajaran menulis ini  siswa dilatih untuk mengungkapkan sesuatu berupa objek langsung (misalnya: kursi, bunga, buah-buahan, kelinci,dsb) lalu menuliskan dalam beberapa kalimat tentang apa saja yang diamatinya. Bisa warnanya, bentuknya, baunya, tingkah lakunya, dsb. Pilihan tergantung situasi pembelajaran seperti apa yang dikehendaki/diinginkan, dan relevansinya dengan tujuan pembelajaran. Menulis berarti mengungkapkan sesuatu dalam bentuk kata dan kalimat/tulisan.

Salah satu alternatif langkah-langkah pembelajarannya, sebagai berikut : Baca selanjutnya…

Pendalaman Materi Menulis di SD

26 Oktober 2009 22 komentar

I. Pendahuluan

A. Latar Belakang

Keterampilan menulis oleh para ahli pengajaran bahasa ditempatkan pada tataran paling tinggi dalam proses pemerolehan bahasa. Hal ini disebabkan keterampilan menulis merupakan keterampilan produktif yang hanya dapat diperoleh sesudah keterampilan menyimak, berbicara, dan membaca. Hal ini pula yang menyebabkan keterampilan menulis merupakan keterampilan berbahasa yang dianggap paling sulit.

Meskipun keterampilan menulis itu sulit, tetapi perannannya dalam kehidupan manusia sangat penting dalam masyarakat sepanjang zaman. Kegiatan menulis dapat ditemukan dalam aktivitas manusia setiap hari, seperti menulis surat, laporan, buku, artikel, dan sebagainya. Dapat dikatakan, bahwa kehidupan manusia hampir tidak bisa dipisahkan dari kegiatan menulis. Bahkan, Tarigan (1992:44) menyatakan bahwa indikasi kemajuan suatu bangsa dapat dilihat dari maju-tidaknya komunikasi tulis bangsa itu.

Baca selanjutnya…

Kategori:Pembelajaran Tag: